menyebutkan tujuan ISD ?
TUJUAN :
1. Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.
2. Mahasiswa bisa mengerti dan memahami prinsip filsafaat ilmu
sebagai landasan mengerti dan memahami berbagai fenomena sosial
kontemporer.
3. Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang
akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika
sosial kemasyarakatan.
menyebutkan 3 kelompok ilmu ?
Ilmu pengetahuan dikelompokkan dalam 3 kelompok besar yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
2. Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3. Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
( sumber: MKDU Ilmu Sosial Dasar Oleh : Harwantiyoko, Neltje F. )
menurut saya, pembagian kelompok ini sangat bermanfaat dan penting.
agar dapat membedakan antara ilmu-ilmu yang harus di pelajari dan di kuasai.
menjelaskan pengertian masalah sosial?
Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial selalu dihadapkan kepada masalah sosial yang tdak dapat dipisahkan dalah kehudupan. Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesame manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya.masalah sosial ini idaklah sama antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya karena adanya perbedaan dalam tingkat perkembangan kebudayaannya, serta sifat kependudukannya, dan keadaan lingkungan alamnya.
contoh masalah sosial ?
studi kasus :
Pengembangan Usahatani Bunga Pot Studi kasus Gg. Madirsan., Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang
Daerah penelitian ditentukan secara purposive dan metode penarikan sampel dilakukan secara Sensus yaitu setiap populasi petani pembibit dijadikan sampel penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif. Adapun hasil-hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Karakteristik sosial petani sampel di daerah penelitian meliputi umur (20-54 tahun), tingkat pendidikan (6-16 tahun), pengalaman bertani (1-20tahun), dan status kepemilikan lahan.
2. Karakteristik ekonomi petani sampel di daerah penelitian meliputi luas lahan (12-3500m2), jumlah tanggungan keluarga (0-7 orang), dan total pendapatan keluarga yang berasal dari pendapatan usahatani bunga pot dan di luar usahatani hunga pot (Rp.l.252.170-Rp.42.701.667).
3. Masalah-masalah sosial di daerah penelitian meliputi masalah keamanan (61,90%), penguasaan teknik budidaya (28,57%), pembinaan/penyuluhan oleh PPL dan Dinas Terkait (76,20%), serta masalah masuknya bunga import dan bunga plastik (47,61).
4. Masalah-masalah ekonomi di daerah penelitian meJiputi masalah keterbatasan lahan (71,43%), pemasaran (57,14%), persaingan usaha (76,20%), daya tahan produksi (61,90%), permodalan (71,43%), dan transportasi (38,10%).
5. Upaya-upaya yang telah dilakukan petani sampel untuk mengatasi masalah-masalah sosial di daerah penelitian yakni dengan meningkatkan keamanan di daerah penelitian, mencari informasi terbaru teknik budidaya bunga pot, dan meningkatkan kualitas pembibitan bunga pot.
6. Upaya-upaya yang telah dilakukan petani sampel untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yakni dengan cara membuat rak-rak tambahan sebagai alternatif keterbatasan lahan, meningkatkan pelayanan jasa berupa antar langsung bibit bunga pot kepada pembeli untuk meningkatkan penjualan dan menarik pembeli bunga pot, membuka usaha kecil-kecilan untuk menambah modal dan investasi usaha dalam rangka pengembangan usahatani bunga pot, mencoba akses pinjaman lunak ke bank, serta mencoba mengangsur secara kredit alat-alat transportasi.
1. Karakteristik sosial petani sampel di daerah penelitian meliputi umur (20-54 tahun), tingkat pendidikan (6-16 tahun), pengalaman bertani (1-20tahun), dan status kepemilikan lahan.
2. Karakteristik ekonomi petani sampel di daerah penelitian meliputi luas lahan (12-3500m2), jumlah tanggungan keluarga (0-7 orang), dan total pendapatan keluarga yang berasal dari pendapatan usahatani bunga pot dan di luar usahatani hunga pot (Rp.l.252.170-Rp.42.701.667).
3. Masalah-masalah sosial di daerah penelitian meliputi masalah keamanan (61,90%), penguasaan teknik budidaya (28,57%), pembinaan/penyuluhan oleh PPL dan Dinas Terkait (76,20%), serta masalah masuknya bunga import dan bunga plastik (47,61).
4. Masalah-masalah ekonomi di daerah penelitian meJiputi masalah keterbatasan lahan (71,43%), pemasaran (57,14%), persaingan usaha (76,20%), daya tahan produksi (61,90%), permodalan (71,43%), dan transportasi (38,10%).
5. Upaya-upaya yang telah dilakukan petani sampel untuk mengatasi masalah-masalah sosial di daerah penelitian yakni dengan meningkatkan keamanan di daerah penelitian, mencari informasi terbaru teknik budidaya bunga pot, dan meningkatkan kualitas pembibitan bunga pot.
6. Upaya-upaya yang telah dilakukan petani sampel untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yakni dengan cara membuat rak-rak tambahan sebagai alternatif keterbatasan lahan, meningkatkan pelayanan jasa berupa antar langsung bibit bunga pot kepada pembeli untuk meningkatkan penjualan dan menarik pembeli bunga pot, membuka usaha kecil-kecilan untuk menambah modal dan investasi usaha dalam rangka pengembangan usahatani bunga pot, mencoba akses pinjaman lunak ke bank, serta mencoba mengangsur secara kredit alat-alat transportasi.
(sumber http://www.researchgate.net/publication)
Menurut saya, masalah sosial itu sendiri dapat di tinjau dari berbagai hal atau dari berbagai aspek .
untuk itu ada baiknya melihat suatu masalah sosial untuk kepentingan kolektif. agar dapat sama-sama memberikan keuntungan bagi masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar