Minggu, 17 Oktober 2010

tugas isd 3

PENGERTIAN MASYARAKAT ?


Arti Definisi / Pengertian Masyarakat
Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat dari beberapa ahli sosiologi dunia.
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
4. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
(http:organisasi.org)


menurut saya, dari pengertian di atas ,dapat di simpulkan bahwa masyarakat adalah sekumpulan manusia atau kelompok yang mandiri namun kolektif , yang menempati suatu tempat .




2 GOLONGAN MASYARAKAT ?

Berdasarkan Pekerjaan (profesi) dan Penghasilanya, Bangsa Indonesia dibagi dalam dua (2) golongan, yaitu: 1. Bangsa Indonesia yang “Pekerjaan dan Penghasilannya ditanggung atau dijamin oleh Pemerintah” , misalnya PNS, TNI, POLRI, Jaksa, Hakim, dll seluruh aparatur tetap pemerintah. Golongan ini dijamin pekerjaan dan penghasilannya, sebagai bukti jaminan penghasilan pada golongan ini adalah, mereka memerima gaji pada setiap akhir atau awal bulan. Pada tingkatan tertentu, dimana seseorang pada golongan ini telah menduduki jabatan, selain jaminan penghasilan, juga mendapat tambahan fasilitas lainnya, misalnya : perumahan, kendaraan (mobil), fasilitas kesehatan, biaya perjalanan, dll. (dan masih ada kesempatan untuk korupsi). Apabila dalam ketentuan batas usia maupun masa kerja telah tercapai dan sudah tidak lagi dipekerjakan atau diperbantukan, maka akan “Dipensiun” dengan dijamin hak penghasilan pensiun yang biasanya diterima pada setiap awal bulan. Dan ini semua sudah dikuatkan, atau diatur dan ditetapkan dalam undang2 ataupun peraturan pemerintah atau peraturan menteri.                                                             
2. Golongan Bangsa atau Masyarakat yang Pekerjaan dan Penghasilannya tidak ditanggung atau tidak dijamin oleh pemerintah . Golongan ini adalah masyarakat swasta, seperti petani, pedagang, jasa, buruh, dan pengusaha-pengusaha lainnya. Golongan ini mulai dari mencari pekerjaan, meciptakan pekerjaan, mengerjakan pekerjaan, mengelola pekerjaan, dll dilakukan sendiri secara mandiri, dan penghasilannya tergatung dari hasil jerih payahnya sendiri, tidak ada campur tangan pemerintah disini
(http://www.filsafat.kompasiana.com)
STUDI KASUS

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat

           Hutan rakyat merupakan salah satu kawasan hutan hak yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat setempat, nilai strategis kawasan ini meliputi nilai sosial, nilai ekonomi, dan nilai ekologi yang mendukung kawasan lainnya.
            Salah satu program pemerintah dalam mengembangkan hutan rakyat adalah Program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL/Gerhan) yang merupakan salah satu upaya untuk memulihkan, mempertahankan, meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktifitas dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga. Salah satu kegiatan dalam Program Gerhan adalah pembuatan tanaman hutan rakyat yang dikembangkan pada lahan kritis dan tidak produktif.
         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengelolaan hutan rakyat di Desa Sendangijo, bentuk partisipasi masyarakat Desa Sendangijo dalam pengelolaan hutan rakyat, dan peran Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Wonogiri dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat.
          Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggu-nakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan wawancara mendalam, serta dilakukan observasi dan studi dokumentasi. Pemilihan sampel digunakan purposive sampling dengan teknik snowball sampling.
           Beberapa hal ditemukan dalam penelitian pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan hutan rakyat dalam Program gerhan berkaitan dengan manfaat hutan rakyat dalam kehidupan sehari-hari, yaitu untuk mensiasati kondisi lahan yang tidak menguntungkan untuk usahatani tanaman semusim (palawija) dan kemanfaatan ekonomi hutan rakyat di waktu yang akan datang. Meskipun Program Gerhan merupakan program yang bersifat top-down, akan tetapi karena program tersebut sesuai dengan kondisi dan keinginan masyarakat, maka partisipasi masyarakat setelah program berakhir tetap terus berlangsung. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat antara lain partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan kegiatan, menikmati hasil pengelolaan, dan pemeliharaan hutan rakyat. Partisipasi masyarakat dalam program tersebut didorong antara lain oleh adanya kepemilikan lahan selain lahan tegal, pekerjaan di luar usahatani, dan dukungan keuangan dari luar desa. Bentuk partisipasi masyarakat antara lain mengikuti kegiatan sosialisasi, ikut menentukan lokasi kegiatan, melaksanakan kegiatan, dan memelihara hasil kegiatan. Untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan sosialisasi kegiatan, penyuluhan, fasilitasi, dan pelatihan petani,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar